Thursday, 23 March 2017

ILMU TANPA GURU ADALAH SESAT, SALAH GURU TAMBAH SESAT

artikel789.com - Ilmu tanpa guru adalah sesat. Segala sesuatu yang berkaitan dengan bidang keilmuan harus digurukan, utamanya dalam bidang spiritual. Carilah petunjuk melalui seorang guru. Guru bisa siapa saja, tidak perduli dia lebih tua atau lebih muda dari umurmu. Karena bagaimanapun juga, seorang guru yang lebih tahu dan mengetahui apa yang pernah di
Seorang guru tidak akan mengajarkan bagaimana cara menyakiti orang lain.
a jalani, jumpai dan rasakan. Seorang guru yang baik dan benar, tidak akan pernah menjerumuskan murid-muridnya untuk berbuat hal-hal yang tidak baik dan yang dilarang oleh alam, norma-norma agama maupun masyarakat. Dia tidak akan menyesatkan muridnya ke lembah kehancuran.
Dalam budaya Jawa, ada istilah "ojo nglarani ing liyan" yang artinya, jangan pernah menyakiti siapapun, entah itu dengan sesamanya ataupun dengan makhluk lainnya. Karena pada dasarnya karma itu akan selalu ada, dan akan selalu membayangi setiap langkah yang kita ambil. Jika kita menyakiti orang lain, makhluk lain (hewan misalnya), ataupun merusak alam, suatu saat kita pun akan disakiti atau tersakiti juga, meskipun tidak oleh orang yang sama. Jika kita berbuat baik dengan sesama, dengan makhluk lain, dengan alam yang kita tempati. kita pun akan selalu mendapatkan kebaikan dari sesama, alam dan dari makhluk lain.
Dalam bidang agama atau pelaku spiritual, seorang guru tidak akan mengajarkan untuk berzina ataupun berbuat selingkuh.Di agama apapun yang ada di dunia ini, berbuat zina dan selingkuh adalah hal yang sangat tabu untuk dilakukan. Zina adalah perilaku merusak diri sendiri, karena dengan zina segala amal perbuatan baik yang telah dikerjakan selama hidupnya akan menjadi sia-sia. Selain merusak diri, berbuat zina secara tidak langsung juga merusak orang-orang sekitarnya.
Dalam Islam, zina merupakan perbuatan amoral yang berakibat buruk bagi pelaku dan masyarakat sekitarnya, sebagaimana telah disabdakan dalam al-Qur'an QS. 17:32
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk
Sedangkan dalam Alkitab, sebagaimana dalam Matius 5: 28-29, Yesus bersabda bahwa:
Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka
Jadi, siapapun anda, carilah guru yang tepat dan benar-benar bisa memberikan petunjuk jalan yang jelas serta benar. Jangan hanya mencari guru karena guru tersebut sudah terkenal, sering nongol di Televisi, namun belakangan diketahui guru tersebut melakukan selingkuh. Selingkuh (bagi yang sudah beristri/bersuami) tiada bedanya dengan perbuatan yang mendekati zina. Banyak contoh yang terjadi di masyarakat, akibat apa yang harus ditanggung oleh para pezina/peselingkuh. Sudah selayaknya, kita menjauhi dan menghindarinya. Semoga kita tetap dalam kesadaran yang utuh untuk mencapai kesempurnaan jiwa, raga dan ruh kita.
Share:

Featured post

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Faktor Keturunan ( hereditas ) Hereditas merupakan faktor pertama yang mempengaruhi perkembangan individu. Dalam hal ini hereditas diartik...

Popular Posts

Pageviews

Powered by Blogger.